gunadarma

gunadarma
gunadarma

Rabu, 17 April 2013

Enkapsulasi

Enkapsulasi
(bahasa Inggris:encapsulation), secara umum merupakan suatu proses yang membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut. Dalam OSI Reference Model, proses enkapsulasi yang terjadi pada lapisan terendah umumnya disebut sebagai "framing". Beberapa jenis enkapsulasi lainnya antara lain: • Frame Ethernet yang melakukan enkapsulasi terhadap datagram yang dibentuk oleh Internet Protocol (IP), yang dalam datagram tersebut juga melakukan enkapsulasi terhadap paket data yang dibuat oleh protokol TCP atau UDP. Data yang dienkapsulasi oleh protokol TCP atau UDP tersebut sendiri merupakan data aktual yang ditransmisikan melalui jaringan. • Frame Ethernet yang dienkapsulasi ke dalam bentuk frame Asynchronous Transfer Mode (ATM) agar dapat ditransmisikan melalui backbone ATM. Lapisan data-link dalam OSI Reference Model merupakan lapisan yang bertanggung jawab dalam melakukan enkapsulasi atau framing data sebelum dapat ditransmisikan di atas media jaringan (kabel, radio, atau cahaya). Dalam teknologi jaringan Local Area Network (LAN), hal ini dilakukan oleh Carrier sense multiple access with collision detection (CSMA/CD) untuk jaringan Ethernet; token-passing untuk jaringan Token Ring, dan lain-lain. 

 Diencapsulasi 
 Adalah proses pelepasan header dari layer ke layer. Adapun proses dalam dekapsulasi : · Pemakai (end user )berinteraksi dengan lapisan aplikasi dan mengirim data (message) melalui lapisan tersebut · Memasuki lapisan transport,data ini kemudian dikemas dengan menambahkn informasi tentang protocol dilapisan tersebut. Informasi ini sering disebut sebagai HEADER · Pembungkus header ini disebut sebagai enkapsulasi dan pada layer 4 disebut sebagai SEGMENT. Memasuki lapisan transport,data ini kemudian dikemas dengan menambahkn informasi tentang protocol dilapisan tersebut. Informasi ini sering disebut sebagai HEADER · Segment selanjutnya dikirim kelapisan network sebagai DATA. Kemudian data tersebut dikemas dengan informasi yang relevan untuk layer-3 berupa header. · Pada lapisan network,layer-3 header dan data disebut sebagai PAKET. · Memasuki layer-2 paket tersebut kembali diberikan informasi yang disebut sebagai layer-2 header. Data ini kemudian disebut sebagai FRAME. · Frame kemudian memasuki layer-1 (physical layer) dan diubah menjadi bitstream yang akhirnya ditranmisikan ke tujuan · Pada tujuan, bit stream ini kemudian diubah menjadi FRAME · FRAME-header kemudian dilepas dan dikirim ke layer-3 sebagai PAKET · Paket selanjutnya melepas Header dan mengirim data tersebut ke layer-4 sebagai SEGMENT · SEGMENT kemudian melepas layer-4 header dan memberikan data ke layer -5,6,7 yang akhirnya diterima oleh user sebagai data.

Selasa, 19 Maret 2013

networking

switced network

   


 circuit-switced network
 

packet-switced network
   



 broadcast network
   


 paket radio network
   



 satelite network

 




local network

 
switced network circuit-switced network packet-switced network

Selasa, 12 Maret 2013

infrastructure mode


 Apa Yang Dimaksud Mode Station-Infrastructure Pada Router ? Mode Station-Infrastructure yaitu konfigurasi yang dilakukan pada router sekunder (kedua) yang akan dijadikan sebagai wireless client, caranya dengan melakukan site survey dan memilih SSID (nama wifi) wireless access point dari router utama. Selain itu mode ini juga berfungsi sebagai wireless access point untuk melayani wireless client lainnya. Jika anda memiliki hak akses ke wireless access point lain terdekat dan anda ingin menggunakan titik akses untuk mengakses Internet, anda dapat menggunakan jenis koneksi ini. Adapun yang menjadi perbedaan dasar dengan mode repeater adalah pada mode ini tersedia fasilitas WLAN Mac Address Clone (menduplikat Mac Address WLAN), sehingga koneksi antara kedua router nirkabel menjadi lebih stabil.

adhoc mode

 
 Pengertian Ad Hoc Definisi ad hoc network adalah desentraliasi dari jaringan wireless, disebut ad hoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupun Access Point pada jaringan nirkabel. Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri. Ad hoc adalah sebuah istilah dari bahasa Latin yang populer dipakai dalam bidang keorganisasian atau penelitian. Istilah ini memiliki arti "dibentuk atau dimaksudkan untuk salah satu tujuan saja" atau sesuatu yang "diimprovisasi". B. Cara kerja Tentunya anda pernah mendengar jaringan konsep jaringan workgroup yang biasa dipakai untuk membangun sebuah jaringan, konsep tersebut digunakan untuk membuat sebuah jaringan yang menggunakan kabel, sedangkan pada jaringan wireless anda mengenalnya dengan nama Ad-Hoc. Konsepnya sama hanya media penghubungnya saja yang berbeda. Pada jaringan workgroup, untuk membentuk jaringan tersebut kita diharuskan men-set nama workgroup pada setiap computer dengan nama workgroup yang sama, pada jaringan wireless kita mengenal konsep yang hampir sama dengan nama workgroup tersebut, hanya saja dengan istilah yang berbeda, yaitu SSID ( Service Set Identifier ) , tadi dikatakan “Hampir Sama” lalu dimana letak perbedaan dengan jaringan kabel ?. Jika pada jaringan kabel kita bias terhubung dengan workgroup lainnya dengan nama workgroup yang berbeda, tidak pada jaringan wireless, sebuah jaringan wireless tidak dapat terhubung dengan lebiih dari satu SSID, dengan kata lain, sebuah computer hanya dapat terhubung dengan sebuah jaringan atau 1 SSID. Komputer pertama yang dihidupkan pada jaringan Ad-Hoc akan mengirimkan paket yang dinama ken dengan beacon, paket ini berisi informasi SSID dan lainnya. Informasi yang terdapat didalam beacon ini diperlukan oleh komputer lain agar bias bergabung kedalam suatu jaringan wireless. Ketika komputer yang kedua dihidupkan, komputer ini tidak akan mengetahui bahwa dia merupakan komputer kedua, komputer tersebut akan mencari paket beacon sesuai dengan SSID yang dimilikinya, jika ditemukan maka komputer tersebut akan bergabung dengan komputer pertama, namun jika tidak ditemukan maka komputer tersebut akan bertanggung jawab mengirim paket beacon pada komputer yang lain. Paket beacon bias dikatakan sebagai detak jantung dari jaringan wireless, tanpa adanya detak jantung ini, jaringan wireless akan segera mati. Seperti detak jantung yang mengirimkan darah secara periodik, paket beacon juga mengirimkan paket data secara periodik yang umumnya dikirimkan dengan jumlah 10 paket per detiknya.

wirellas lan

Pengertian Wireless LAN Wireless adalah suatu koneksi antar satu perangkat dengan perangkat lainnya tanpa menggunakan kabel. Wireless LAN adalah suatu jaringan komputer yang saling terhubung melalui tanpa kabel. Local Area Network dari komputer maupun dari peralatan lainnya dapat dikembangkan lewat sinyal radio atau gelombang cahaya. Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data tanpa adanya membutuhan kabel untuk saling menghubungkan. Akibatnya pengguna mempunyai fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Dizaman era globalisasi ini sudah banyak tempat - tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi yang biasa disebut dengan hotspot. Dengan hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (hotspot) terdekat. Kelebihan dari WLAN : 1. Mobilitas Tinggi 2. Kemudahan dan kecepatan instalasi 3. Menurunkan biaya kepemilikan 4. Fleksibel 5. Scalable Kekurangan dari WLAN : 1. Delay yang besar 2. Biaya peralatan mahal 3. Adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi 5. Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum 6. Keamanan / kerahasiaan data kurang terjamin